Judul

Tahapan Ideal Mengaplikasikan Material Terakota untuk Memaksimalkan Kekuatan dan Estetika Bangunan Anda.

Membangun Mahakarya Berawal dari Proses yang Tepat

Pengaplikasian bata tempel dan bata expose membutuhkan pemahaman dasar konstruksi agar hasil akhirnya tidak hanya menawan secara visual, tetapi juga kokoh, presisi, dan tahan lama. Berikut adalah panduan tahapan konstruksi dari Bata Kingdom untuk memastikan produk kami terintegrasi dengan sempurna di proyek Anda.

009-drawing-compass-1.png
01
Tahap Pondasi (Fondasi yang Kuat)

Pembangunan selalu dimulai dari dasar yang kokoh. Meskipun pada tahap ini elemen bata expose belum diaplikasikan, pembuatan fondasi adalah kunci utama. Fondasi yang presisi akan mencegah dinding mengalami pergeseran, retak rambut, atau penurunan struktur di kemudian hari. Pastikan struktur bawah tanah Anda dirancang secara matang sebelum naik ke tahap selanjutnya.

008-construction-1.png
02
Tahap Struktur (Membentuk Kerangka)

Memasuki tahap pendirian struktur utama bangunan. Penulangan balok, sloof, dan kolom beton (pilar) dibentuk untuk menopang seluruh beban bangunan. Pada tahap ini, persiapan dinding dasar (backing) untuk bata tempel mulai dilakukan. Pastikan permukaan dinding diukur dengan waterpas agar tegak lurus dan rata, siap menyambut aplikasi bata terakota.

012-house-1.png
03
Pemasangan Dinding (Menghadirkan Keindahan)

Saatnya memberikan nyawa dan karakter pada bangunan! Terapkan mahakarya estetika menggunakan lini produk unggulan kami:

006-construction-1.png
04
Pemasangan Lantai (Penyempurnaan Ruang)

Sempurnakan kenyamanan dan kelengkapan estetika dengan elemen horizontal. Aplikasikan Lantai / Ubin Terakota untuk memberikan kesan membumi (earthy), hangat, dan eksklusif. Karakter material ini sangat cocok dipadukan dengan dinding expose Anda, baik untuk area indoor (ruang santai, dapur, cafe) maupun area outdoor (teras, taman, pijakan koridor).

Cara Menghitung Kebutuhan Bata Per Meter Persegi (m²)

Menghitung kebutuhan bata tempel/expose sangat bergantung pada lebar nat (celah semen antar bata) yang Anda inginkan. Umumnya, jarak nat yang ideal dan estetis untuk gaya industrial atau klasik adalah 1 cm hingga 1,5 cm.

Untuk meminimalisir kekurangan akibat pemotongan sudut dinding atau risiko pecah saat pemasangan, kami menyarankan Anda melebihkan pesanan (waste margin) sebesar 5% hingga 10% dari total volume kebutuhan.

Butuh Bantuan Menghitung Volume Proyek Anda?

Tim sales engineer kami siap membantu Anda menghitung estimasi kebutuhan bata berdasarkan luas bidang dinding atau lantai Anda, serta merekomendasikan tipe spesifikasi yang paling sesuai dengan konsep arsitektur.

Scroll to Top